Google Maps mendapatkan pembaruan baru yang disebut lapisan api liar yang akan membantu pengguna memeriksa kebakaran hutan dan mendapatkan akses ke navigasi yang lebih baik. Dengan fitur lapisan api, pengguna dapat melihat detail terbaru tentang beberapa kebakaran sekaligus, yang memungkinkan mereka membuat keputusan yang tepat selama masa darurat. Fitur ini akan bekerja berdasarkan data satelit. Google juga menghadirkan Tree Canopy Insights untuk melacak tutupan hijau dan mengidentifikasi tempat-tempat yang paling berisiko dari kenaikan suhu. Selain itu, platform ini merilis aplikasi Address Maker untuk mengidentifikasi lokasi tanpa alamat resmi. Fitur lapisan api akan tersedia untuk pengguna Google Maps di seluruh dunia di Android, iOS, dan desktop mulai Oktober ini.

Melalui posting blog pada hari Rabu, 29 September, Dilihat dari Berita Hari Ini Google merinci semua fitur baru yang dibawa Google Maps kepada penggunanya. Fitur lapisan api baru adalah perluasan dari peta batas api yang diluncurkan tahun lalu di AS. Ini membantu dalam memahami perkiraan ukuran dan lokasi api dari perangkat mereka. Lapisan api akan memberikan detail tentang beberapa kebakaran sekaligus. Dan ketika fitur tersebut aktif di aplikasi Google Maps Anda, Anda dapat melihat detail penting tentang kebakaran dengan mengetuknya (area merah dengan pin), seperti penahanannya, berapa hektar yang terbakar, dan kapan informasi terakhir dilaporkan.

Di AS, Google Maps telah mengambil bantuan dari National Interagency Fire Center (NIFC) untuk menambahkan lebih banyak detail ke fitur tersebut. Google mengatakan berencana untuk memperluas data ke lebih banyak negara, dimulai dengan Australia akhir tahun ini. Lapisan Wildfire akan tersedia untuk pengguna Google Maps di seluruh dunia di Android mulai minggu ini. Pengguna iOS dan desktop akan mendapatkannya mulai Oktober ini.

Google Meet Sekarang Akan Secara Otomatis Memperbaiki Kecerahan Selama Panggilan Video
Google juga merilis Tree Canopy Insights ke lebih dari 100 kota di seluruh dunia, termasuk Guadalajara, London, Sydney, dan Toronto pada paruh pertama tahun 2022.

Tree Canopy Insights menggunakan citra udara dan kemampuan AI (Kecerdasan Buatan) tingkat lanjut untuk mengidentifikasi pulau panas (tanpa tutupan hijau) yang berisiko tinggi terhadap peningkatan suhu. Google mengatakan pemerintah daerah dapat mengakses data Canopy Pohon gratis untuk mendapatkan wawasan tentang tempat menanam pohon untuk meningkatkan naungan dan mengurangi panas. Google menguji coba fitur ini di Los Angeles.

Dengan aplikasi Address Maker gratis yang baru, Google Maps mendukung orang-orang yang tinggal di tempat-tempat tanpa alamat resmi. Dengan aplikasi Address Maker gratis, orang sekarang dapat menggunakan sistem kursus terbuka yang disebut Kode Plus untuk membuat alamat unik yang berfungsi dari aplikasi Android. Kode enam digit dapat ditemukan di Google Maps dan dapat dinavigasi. Address Maker membantu organisasi menetapkan alamat dan menambahkan jalan yang hilang. Perusahaan mengatakan pemerintah dan LSM di Gambia, Kenya, India, Afrika Selatan, dan AS sudah menggunakan Address Maker.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *